Menginspirasi Dunia: Kisah Sukses William Sabandar, Alumnus Teknik Unhas Peraih "Australian Alumni of the Year 2025"

featured_image

Oleh:
Hidayatullah Yunus

Direktorat Hubungan Alumni Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali membagikan kisah inspiratif lewat segmen khusus "Sosok Alumni". Segmen ini didedikasikan untuk merayakan para alumnus Unhas yang terus berkarya, mengabdi, serta membawa nilai-nilai luhur almamater ke berbagai penjuru dunia.

Kali ini, sorotan tertuju pada sosok William P. Sabandar, M.Eng.Sc., Ph.D., seorang alumnus dari program Sarjana Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin yang kini menjadi salah satu tokoh kunci dalam transformasi transportasi publik di Indonesia.

Landasan Akademik yang Kuat

Perjalanan dedikasi William dimulai saat ia menuntaskan studi sarjananya di program Teknik Sipil Universitas Hasanuddin, dengan fokus konsentrasi pada bidang transportasi. Haus akan ilmu, ia kemudian melanjutkan langkah akademisnya ke kancah internasional.

William berhasil meraih gelar magister (Master of Engineering Science) di University of New South Wales (UNSW), Australia, dan menyempurnakan perjalanan akademiknya dengan meraih gelar doktoral (Ph.D.) di University of Canterbury, Selandia Baru. Kombinasi latar belakang pendidikan inilah yang membentuk landasan kuat bagi gagasan-gagasan visioner yang ia bawa untuk Indonesia.

Rekam Jejak Pengabdian dan Revolusi Transportasi Publik

William Sabandar dikenal memiliki rekam jejak pengabdian yang panjang dan mencakup berbagai sektor strategis negara. Kiprahnya membentang mulai dari manajemen risiko, tata kelola kota, hingga keterlibatannya dalam rekonstruksi pascabencana—termasuk pemulihan pascatsunami di Aceh.

Namun, salah satu titik balik paling masif dalam perjalanan kariernya adalah ketika ia dipercaya memimpin MRT Jakarta sebagai Direktur Utama pada periode 2016–2022.

Di bawah kepemimpinannya, MRT Jakarta tidak hanya dibangun sebagai sistem transportasi modern, tetapi juga membawa paradigma baru. Bagi William:

"Transportasi bukan hanya sekadar infrastruktur, melainkan sebuah ruang yang memengaruhi budaya sosial dan kualitas hidup masyarakat. Mobilitas publik adalah tulang punggung peradaban."

Apresiasi Internasional: Australian Alumni of the Year 2025

Dedikasi dan kontribusi luar biasa yang diberikan William tidak hanya diakui di dalam negeri, tetapi juga di tingkat internasional. Ia dianugerahi penghargaan bergengsi Australian Alumni of the Year 2025.

Penghargaan ini menjadi penegasan atas kontribusinya yang luar biasa bagi Indonesia sekaligus dalam memperkuat hubungan bilateral antara Australia dan Indonesia. Mulai dari aksi kemanusiaan di Aceh hingga modernisasi transportasi di ibu kota, kepemimpinan visioner William telah menghadirkan perubahan nyata yang berkelanjutan.

Kisah perjalanan William Sabandar adalah contoh nyata bagaimana seorang alumni mampu memberikan dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat luas. Semoga semangat, inovasi, dan dedikasi beliau dapat menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika dan alumni Universitas Hasanuddin untuk terus berkarya bagi bangsa!

Yuk, simak kisah lengkapnya dan temukan inspirasi dari perjalanan mereka!

https://www.instagram.com/p/DRbUlLRkQBq/?img_index=1&igsh=MWI1Nm80dGFvcGxpbA==